Showing posts with label kerja. Show all posts
Showing posts with label kerja. Show all posts

Wednesday, November 10, 2010

Maafkan ibuku ya

Lanjutin kisah yang INI

=========

Setelah urusan dengan administrasi dan voucher sudah ditandatangani oleh penyelia dan pemimpin, aku kembali ke meja, sambil tak kuasa menatap pandangan dari ibunya Daniel. Duduk manis dan menyerahkan buku tabungan dengan bersikap seolah tidak ada kejadian apa-apa.

"De, sayang Daniel terlambat ya ... tante kira kamu masih lajang, ya tidak mengapa lah, yang penting tante sudah kenal kamu, dan tante akan sayang sama kamu, kamu mau kan main ke rumah tante, nemenin tante kapan-kapan"

Nah loh ... ini kena pelet apa ya si tante ama aku.. suer, ga ngerti kenapa bisa jadi begini, aku beneran ga berbuat berlebihan, standar layanan banget deh, ga mau berusaha cari perhatian apalagi cari sensasi ke ibu ini. Aku harus tetap cool, tenang, jangan ke ge er-an. eh tapi sebetulnya rada takut ya jadinya, ini ibu kenapa sih..

"Terimakasih ibu, ini transaksinya sudah selesai, mudah2an mas Daniel bisa betah disana, dan ibu bisa menyusul kesana"
"Ahh, ga lah, tante mah disini aja, mending main sama temen tante aja, kebetulan mereka suka ngadain kegiatan,de'Eva kalo mau spa atau massage, bisa telepon tante, kita bareng2 yuk "

Hadooh salah nih gw , ga brani jawab deh, cuma ngasih berkas dan membuat bahasa tubuh bahwa case closed dan next customer please...
Untungnya si ibu ngerti dan pulang juga...  fiuuhh hari yang aneh ...

------00ooo00---

Satu minggu berlalu ... aku sudah melupakan semuanya ...

"Mba, ada kiriman cake nih, dari Le'Gourmet ... ,mau ditaruh dimana? " ujar OB ku di siang hari menjelang aku beristirahat

Haah ? siapa yang ngirim?  ulang tahun aja kagak, trus biasanya kalo ada nasabah yang ngasih makanan, suka bikin pemberitahuan .
Penasaran, aku melangkah ke pantry , dan membuka kotak besar berisi opera cake nya Le'Gourmet... wuiiihhh mantafff.... tapi tulisannya apa nih...  "SORRY BOUT MY MOM"   oopsss.. langsung pikiran melayang ke Daniel ... masa dia sih yang ngirim, kan dia di LN .
Aku mencari kertas atau note yang mendampingi kue itu, tidak ada sama sekali, cuma nota tertera peruntukan kue ini kepadaku.  Ah sebodo deh, coklat block dengan tulisan itu langsung aku singkirkan masuk ke dalam perut. hihhihi mantap banget yak, coklatnya uenaaakkkk..
Akhirnya kue kita potong rame2, rejeki si bayi nih..  sayangnya aku saat itu ga nyadar , kalo opera cake nya pake rhum.. hhihi gpp kan ya kalo ga tau , tapi suer, enak banget lohh..

------00ooo00---

4 bulan kemudian....
Aku sudah kembali masuk kantor setelah cuti melahirkan si cantik Putri. Masih jetlag dan kebayang ama rumah terus. Saat itu aku sudah tidak menjadi CS lagi, krn aku mendapat rekomendasi mengikuti pelatihan di Jogya.  Dihari itu aku masih mengurus administrasi pendidikanku, dan membenahi pending-an serta serah terima pekerjaan dengan penggantiku.
Tiba-tiba dari belakangku, terdengar suara yang sepertinya sempat akrab dengan ku..

"Mba, apa khabar ? " 
OMG... Daniel , iya temen2, itu Daniel yang dinas di LN, penampilannya udah beda, kalau dulu berpakaian PNS, sekarang berpakaian jas dan rapi bener deh ... Agak gemukan tapi tidak merubah kegantengannya  (*pletok ... nyadar buuu* ) .

"Hmmm Pa Daniel, apa khabar pa, saya Alhamdulillah baik" aku berusaha tenang dan tidak mau membahas masalah dulu dengan ibunya.

"Baik mba, saya kebetulan ada meeting di Jakarta, jadi sekalian ke tempat meeting, saya sempatkan mampir ke sini untuk ketemu mba Eva"  Jedeerrrrr... ada apaan lagi ini ... huhuhu aku emang udah kagak hamil. tapi kan aku udah berbuntut.. *GeeR tingkat tinggi*

"Gimana dinas disana pa, sukses ya pa "
"Ya namanya juga tugas, harus dijalani apa adanya"

dan bla bla bla.. percakapan biasa, karena aku sedang status tidak berdinas, suasana bisa dibuat lebih santai, dan dia juga sedang tidak ingin bertransaksi. Sampai akhirnya OB datang menghampiri kami ..

"Pa Daniel, itu pesanannya sudah datang, mau dibawa kemana? " ucap OB ku
"Hmmm... gini mba, saya tadi pesan makanan untuk semua karyawan sini, bisa ditaruh dimana ya ? "  ow ow ow... rejeki lagi... Alhamdulillah...
"oh, kenapa mesti repot2 pa, biar ditaruh dipantry aja, nanti biar karyawan ambil sendiri "
"ga apa-apa kok, ini cuma sekedarnya, sebagai permintaan maaf saya atas ucapan ibu saya waktu lalu"

ow ow ow....  okelah .. cukup bijak dia, meluruskan masalah dengan manis sekali, bikin kenyang semua orang disini..
"oh itu , ga kenapa kenapa kok pa, ibu kan belum mengenal saya"
"iya, makanya saya risih saat mami cerita kalau dia melamar mba, saya malu mba, maaf ya"
"Ya pa, tenang saja... biarkan itu menjadi bumbu dalam kehidupan saya, ternyata saya cukup berharga dimata ibu nya pa'Daniel "  cuihh.... so bijak banget ya aku..hihihi sebodo deh, sebetulnya udah gerah, dan pengen menghentikan pembicaraan ini, tapi ga enak juga ya..

"sampai kapan bapak di Indonesia ? "
"Mungkin cuma 1 minggu, setelah itu kembali kesana, mungkin pula mami saya bawa untuk liburan, kalau mba mau, bisa ikut juga sama saya "

GUBRAXXX.... UDAH DONG AHHHHHH .....

=============
eh ini aku narcis akut ya ... hihihi




Maaf, saya sudah bersuami

Tiba tiba lagi ingat kisah saat dulu masih kerja . Saat itu aku  sedang menjabat sebagai Customer Service . Penampilan rapi, dandanan lengkap dengan rambut tertata rapi , siap menerima konsumen dengan beragam jenis dan tabiat.
Kebetulan lokasi kerja saat itu ada di tempat banyak pejabat2, boss Deplu, Kejaksaan, mentri2, dan banyak orang2 penting ada di daerah itu. Dan seperti biasa, perlakuan kepada para pejabat dan keluarganya itu harus  beda. Salah dikit, bisa bisa surat teguran melayang... ya nasibb nasib, gaji paling kecil tapi resiko lumayan gede..

Tibalah suatu pagi di tahun 1999 , aku sudah siap, stand bye di depan meja , penampilan fisik dan mental sudah sempurna (setidaknya bagiku sendiri), dari jauh tampak seorang ibu separuh baya, berdandan rapi, bersasak tinggi, dengan dandanan yang bisa mencirikan dia sebagai seorang ibu petinggi. Ya, tidak di pungkiri, penampilan luar menjadi tolok ukur pertama dari seorang CS , walau tidak mendiskreditkan orang yang berpenampilan biasa.
Jujur, aku sendiri sih ingin merubah pandangan seperti itu, seharusnya siapapun  diperlakukan sama, tapi siapalah aku yang cuma anak baru, CS pula, udah lah , kerja aja yang benar, sesuai SOP dan layani konsumen supaya bisa memasukkan dana sebanyak2nya. Masalah idealisme, belakangan aja, yang penting konsumen senang .. (cuih ga sih).

Standar sambutan , mempersilahkan si ibu duduk dan menawarkan bantuan atas kedatangan dia
"Gini de, ada yang bernama Eva kah disini ? " ujar sang ibu
"kebetulan saya sendiri ibu, ada yang bisa saya bantu bu? " dengan senyum ramah dan ke ge er-an tingkat sedang , aku mulai menyiapkan mental, ini masalah komplain atau minta layanan spesial yaa...
"Ya ampun de, kamu toh yang namanya Eva, ga salah mas Daniel cerita tentang kamu"

Nah loh... Daniel... Daniel ... aku berusaha memutar ingatanku, oh yayaya... aku ingat, Daniel, nasabah lumayan aktif yang kerja di Dep***, tabungannya sekian, prilakunya sopan, dan kami lumayan sering berbincang santai. Nah kenapa pula ibunya mau ketemu aku .. kembali Ge eR nih, tp deg degan juga takut aku melakukan kesalahan.

"ya, bu, ada yang bisa saya bantu, gimana khabar mas Daniel, sekarang sudah jarang kesini, sibuk ya bu"

"ihh, kamu, panggil tante saja, biar lebih akrab, itu dia masalahnya, Daniel sekarang dapat tugas jadi atase di kedutaan ****, dia sudah berangkat 2 hari lalu, dan dia minta tolong supaya bisa dilakukan transaksi sesuai surat kuasanya ini" 

Hadoohh si ibu pengen dipanggil tante pula, iseng banget sih . Aku cuma bisa senyum sambil menerima surat kuasa dari Daniel. Ya beberapa waktu lalu memang Daniel minta dibuatkan draft surat kuasa, oh ternyata ini toh peruntukannya. Keren bener euy, masih muda, udah jadi jadi atase di kedubes , tajir banget dong.

Aku melihat surat kuasanya, ternyata hanya ingin dilakukan pemindahan dari rekening rupiah ke rekening dollar atas nama dia sendiri, no problemo, gampil ini mah. Yang bikin risih, si ibu ngeliatin aku terus, sebentar sebentar senyum ...

"De, sudah berapa lama dinas disini"
"Alhamdulillah baru 1 tahun bu"  ini lagi dinas bo, kaga boleh manggil tante
"Oh lumayan ya , tante senang deh lihat kamu, segar, cekatan dan ramah"
Ga berani jawab, takut ge er dan merusak konsentrasi
"Daniel tuh ya, sering loh cerita tentang kamu, katanya ada CS disini yang ramah, cantik, tidak kaku, namanya Eva, ternyata benar pendapatnya, tante senang bisa bertemu kamu"

Tetep ga berani komen, cuma senyum saja dan sesekali meminta keterangan unutk kelengkapan data.
"Daniel tuh ya, Alhamdulillah, jadi pegawai tercepat yang bisa jadi atase ke LN, tante bangga sekali"
"Berapa tahun mas Daniel dinas disana bu"
"Tante juga belum tahu, mudah2an tidak lama deh, biar dia bisa segera menikah di Indonesia"
"Oh mas Daniel sudah bertunangan ya bu, kasihan juga ya harus berhubungan jarak jauh"
"Belum , dia belum tunangan, pacaran aja dia belum , padahal tante sudah minta dia supaya cepat menikah, biar bisa dibawa dinas ke LN, kasian kan disana dia tidak ada yang mengurus"
"Ya, disana kan bisa adaptasi bu, mas Daniel pribadi yang ramah dan pasti bisa cepat memiliki pergaulan disana"
"Ah, tante mah ingin sekali dia segera punya kekasih, minimal kan bisa jadi teman ibu disini, Daniel itu anak tunggal, jadi kebayang kan, ibu bakal sepi, mana papi nya Daniel juga sudah tidak ada. "

Nah loh , ini ibu malah curhat, kasian juga ya, harta berlimpah, tapi dia merasa begitu sepi.

"Eh, de'Eva, gimana kalau de'Eva jadi kekasih nya Daniel, sepertinya Daniel bakal setuju, dia selalu cerita yang baik2 loh tentang de'Eva, walau belum bilang dia suka, tapi tante yakin dia tidak akan menolak, gimana ?"

Nah loh (lagi) ... ini aku dilamar terang2an gini ? ampun dah , aku cuma senyum dan mesem2 sendiri, Alhamdulillah transaksi sudah nyaris selesai, tinggal meminta tandatangan penyeliaku.
Aku berdiri, merapikan baju hamilku dan berlalu menuju meja penyeliaku .
"permisi bu, saya mintakan tanda tangan penyelia dulu ya "

Dan si Ibu bengong, melihat perut buncitku di kehamilan 7 bulan nya Putri ..

Maaf ya bu, saya sudah bersuami .. tapi terimakasih sudah membuat saya GEER hari itu ..
Hmmm kalau jadi ama si Atase *****  itu, seru juga kali ye... oppssssss

=======
Bogor, 10 Nov 2010
sambil mesem2 inget kejadian itu :D
Nama disamarkan, takut ada yang ngelamar ulang  :D