Monday, April 25, 2011

Jangan lakukan , sayang ....

39 comments:

  1. Barusan tumben aku buka salah satu account media sosmed yang jarang banget aku buka, kaget sekaget-kagetnya saat ada pernyataan salah satu sahabat bahwa dia akan menggugurkan kandungannya. Spechless.... jujur itu reaksi pertama aku, dengan tegas dia nyatakan bahwa dia sanggup menanggung semua resiko dan dosa. Tapi bagiku, ini bukan sekedar dosa ... tapi ... ahhh aku sulit untuk berkata..
    Tak terasa air mata ku turun, menyadari bahwa kita hanya manusia biasa yang terkadang menemui titik terparah dari kekuatan lahir dan batin. Lemah jiwa dan raga, akal sehat tergadai demi beragam masalah yang menggulung di dalam kepala . Entahlah .... aku harus marah atau membiarkan apapun yang terjadi.
    Aku tidak mau pula menjadi seorang yang memojokkan seseorang, aku tau dan yakin, bahwa seseorang akan bertindak dengan alasan yang dia miliki, namun tindakan aborsi bukan hanya masalah pada dirinya, tapi ini menyangkut nyawa seorang makhluk Tuhan yang memiliki Hak untuk hidup tanpa campur tangan kita sebagai manusia untuk memutusnya. 
    Separah apapun masalah mu, jangan libatkan janin yang tidak bisa berteriak atas obat-obat penyiksa sel-sel nya. Sepenat apapun fisikmu, jangan paksa janinmu untuk menerima robekan racun yang mengaliri darah nya , Seburuk apapun kondisimu, coba ingat bahwa janinmu tercipta dari sebuah cinta yang tanpa alasan apapun, dia tercipta karena cinta kalian berdua..
    Saat ini kami sedang membangkitkan semangatnya, kiriman obat peluruh kehamilan akan tiba hari ini, kami hanya bisa berharap bahwa dia mampu membuang dan menghancurkan obat2an itu. Selain itu hanya doa dari kami , agar sahabat kami masih di beri akal sehat dan mengingat Tuhan serta membatalkan apa yang telah di niatkannya. 
    Begitu banyak para wanita yang masih berjuang untuk mendapatkan seorang anak, begitu banyak wanita yang rela melakukan apapun dengna cara yang benar untuk bisa merasakan suatu kehamilan. Tengok dan ingatlah itu sahabat... 
    Beranak banyak bukanlah siksa, anak bukan dicipta untuk menambah beban, tapi dari merekalah kita akan mendapatkan banyak doa dan dari anak sholeh lah kita akan dapat terbantu untuk bisa mengecap syurgaNYA. Dan tiada yang pernah tahu, bahwa mungkin saja, anak yang telah kita hilangkan ternyata adalah anak yang akan meninggikan derajat kita kelak di akhirat nanti... maka,.. masih beranikan memutus kehendakNYA ?

    Mari teruskan kampanye ANTI ABORSI !!!! 

    ReplyDelete
  2. Apalagi nanti pas si baby muncul ke dunia, betapa menggemaskannya dia, begitu lucunya dia. Hilang smua perih dan pedih saat berjuang melahirkannya berganti kebahagiaan yg tak terkira...

    ReplyDelete
  3. me too... kita doakan semoga para wanita yang memiliki keinginan itu, bisa diluruskan hati dan pikirannya dan membatalkan keinginannya

    ReplyDelete
  4. seharusnyaa... dia sudah punya anak 2, yang ini calon anak ke-3 nya ..

    ReplyDelete
  5. astagfirullah...
    ada apa dengan teman nya mba eva? kok sampe setega itu?

    ya allah, aku disini justru tiap bulan H2C menanti datang bulan dan berharap hamil2 tapi belum juga kesampean, diluar sana org lain diberi amanah kok malah mau "dibuang"
    lebih baik, kehamilan itu diberikan ke aku aja, daripada dibuang, sini aku yang hamil aja.....
    gemesss banget jadinya....

    ReplyDelete
  6. Masya Allah...
    No komen, Mbak :(

    Semoga temen Mbak Eva diberi kekuatan

    ReplyDelete
  7. mmhh kita ga tahu hidup mereka kaya apa mbak.. ku ga bisa komen deh..

    ReplyDelete
  8. amiin.. smoga....
    aku jg tdk berusaha memojokkan dia, hanya memberi sedikit pengertian spy dia mau berpikir ribuan kali lagi

    ReplyDelete
  9. apapun itu, kita khususnya aku sbg sahabatnya punya kewajiban utk ngingetin dan sedikit mencerahkan dirinya. Bahwa kita ada untuk sekedar memberi telinga , kita ada walau hanya utk sekedar tempat membuang air mata. She's not alone....

    ReplyDelete
  10. Semoga ALLOH menyadarkannya, memberinya hidayah. Aamiin ..

    ReplyDelete
  11. makasih,bunda infonya, apakah ada masalah ekonomi atau hy sekedar lelah fisik??... titip salam dari dee untuk nya (kl ada masalh ekonomi mari kita coba bantu memberi 'jalan'), berikan semangat melalui do'a2 kita yuuuk sahabat smua, krn tiada yg lebih 'hebat' dari kekuatan doa! *masih dlm 'proses' nikmati susah senangnya dg ke-4 amanah dari Allah,mhn doanya bunda...*

    ReplyDelete
  12. ada sodara memutuskan aborsi.. karena kelakuan suami yang "aneh".. terbukti, begitu ketemu mantannya, semua anak2nya cacat dipukuli bapaknya, cuma misalnya gegara ngebanting pintu mobil yang mahal, digetok jari2 kecil anaknya itu dengan mistar besi, sampe terpotong.. anak2 jadi bahan pelampiasan.. akhirnya emang bercerai setelah berdarahdarah..

    ada temen yang mutusin aborsi, karena alasan kesehatan..

    ReplyDelete
  13. dimana itu mbak.. di sini, Indonesia? masyaAlloh... *merinding*

    ReplyDelete
  14. mudah2an sahabat mbak gak jadi aborsi.... aamiin

    ReplyDelete
  15. Tergantung niatannya, jika ia melakukannya karena takut tidak mendapat rejeki, maka HARAM hukumnya, wallahu a'lam

    ReplyDelete
  16. @ mas syamsul : kalau karena lg bnyk masalah, repot dll yg diluar materi, apa boleh ?

    ReplyDelete
  17. @mba Tin : ya, krn beragam alasan yg mungkin aku tdk pahami, aku tdk memojokkan atau menjudge dia, tp krn aku tahu bukan mslh KDRT or ekonomi, makanya sedih rasanya jika hrs aborsi..
    Kalo mslh kesehatan lain lagi mba ...

    ReplyDelete
  18. @Dee : bukan mslh ekobnomi, suami mapan kok, dia jg kerja. Entalah, kami teman2nya tdk bs memaksa dia utk crita, tp kt hny berusaha spy dia mau membatalkannya, krn insyaAllah mslhnya tdk sepelik yg mungkin dia duga .. Trimakasih ya sayang

    ReplyDelete
  19. @mbaktyas ; iya disini, di skitar kita. Ternyata obat2 aborsi sgt mudah didapat yaa ? Hiiyy smg sahabatku itu bs dan berani mengurungkan niatnya

    ReplyDelete
  20. @ Mas Syamsul : memang ada aborsi yang diperbolehkan?
    *apa saya salah tangkap?
    @ mbak Eva : maksudnya seharusnya dia kl hamil kali ini, anaknya akan 3? Memang sekarang anaknya brp?

    ReplyDelete
  21. @nia : skrg anaknya 2 , yg bontot dah 1,5th kalo ga salah, hrsnya cukup dan pas aja lah yaa.
    Stauku juga kec alasan kesehatan yg didpt dr ahlinya, aborsi tdk blh dan haram ya.. Apa aku jg salah tangkap ?

    ReplyDelete
  22. Iya mbak, aku jg takut salah nangkap komen mas syamsul

    ReplyDelete
  23. speechless
    jadi, sahabat mbak itu sudah punya anak?

    ReplyDelete
  24. kalo aborsi karena alasan kesehatan, ato dari hasil USG, anaknya cacat, gmn mba? bolehkah???

    ReplyDelete
  25. Kalo di kedokteran aborsi tanpa ada indikasi medis yg pasti (umumnya berhub dgn kesehatan ibu, kalau cacat janin misalkan tdk punya tempurung kepala) itu ilegal masuknya. Itu pun dilakukan sebelum kandungan berusia 3 bulan.

    Aborsi tanpa indikasi yg pasti apalagi tanpa pengawasan medis bukan hanya mengancam janin tapi ibunya juga. Ingat aborsi itu melepas paksa jaringan, risiko perdarahan, risiko infeksi besar.

    Obat yg biasa digunakan sifatnya merangsang kontraksi rahim untuk mendorong isi rahim, dan belum tentu keluar, salah2 ibunya nambah dosis risiko efeksamping ke ibu dan janin lbh besar. Obat itu biasa diberikan pada kasus aborsi spontan alias keguguran, dimana sudah tdk ada hub lagi antara janin dan ibu, tujuannya mengeluarkan hasil konsepsi yg sdh mati kalau gagal, dilakukan kuretase.

    Nah adalagi yg perangsang haid, ini isinya hormon. Kalau sdh hamil ya haidnya tdk akan keluar, kehamilan akan terus terjadi. Tapi risiko bayi menerima tambahan hormon dari luar besar (hehee aku korban dari pil perangsang haid wkwkkkwkkk, makanya cenderung imbalans hormonnya)

    Btw back to abortion, aku apapun alasannya (kecuali mengancam nyawa ibu), gak berani... Ngeri ngebayanginnya...

    ReplyDelete
  26. Ngelus perut mbak, dimana anak ke 3 ku berdiam sebentar dan tak kuat lalu keluar..
    Penyesalan tiada ujung tak mampu bantu memelihara dia dlm rahim..:-(
    Kok masih ada yg berpikiran untuk menggugurkan yah..
    Semoga kita mampu menyebarkan anti aborsi ini..

    ReplyDelete
  27. Takut miskin?????????? T___________________________T
    Capek ngurus anak???

    Saya sendirian, SENDIRAN mengurus anak 4, gak ada suami, ayah ibu kakak adik apalagi mertua. Saya tahan2in.... dan itu bukan kondisi sementara karena suami sedang tugas luar kota atau ortu lagi gak sempet nengok. Itu kenyataan hari ini, kemarin besok sampai entah kapan....

    ReplyDelete
  28. astaghfirullah pintu mobil ada pabriknya di dunia. jari anaknya bisa direparasi dimana???????

    ReplyDelete
  29. Dan obat2an yang diberi secara illegal lewat online shop (biasanya ada di iklan koran), itu sangat tidak bisa dipertanggungjawabkan isinya, pernah di bahas dalam investigasi reportase (acara di TransTV), isinya campuran obat2an keras (aku lupa), yang pembuatnya pun tidak mengerti efek sampingnya.

    Smoga kita semua selalu terlindungi dari niatan dan bisikan buruk untuk berbuat yang tidak rasional.

    ReplyDelete
  30. sudah say, ini calon anak ke 3 .. mudah2an tetap di beri kekuatan

    ReplyDelete
  31. setauku tidak boleh, yang boleh adalah ada indikasi yang mengancam nyawa ibu atau anak, dan ini harus ada pertanggungjawaban dari seorang dhi dokter yang memang memahami nya.
    Wallahua'lam ..

    ReplyDelete
  32. thanks infonya ya say ... aku aja liat photo proses aborsi, langsung nangis, kok bisa tega sih dokter dan bidan illegal yang melaksanakannya :(

    ReplyDelete
  33. pernah jg merasakannya, sedih yang teramat, merasakan dia tidak bertahan dalam rahim :(
    smg kita smua mampu menjaga amanahNya

    ReplyDelete
  34. semoga saja teman mba Eva mengurungkan niatnya........

    ReplyDelete